Kamis, 17 November 2011

Pikiran yang Terpenjarah

Kata-kata itu memenjarah pikiranku

Tentang daun yang tak lagi hijau

Tentang sepi yang terus merengkuh senyuman

 

Terik mentari tak seperti yang tlah lalu

Semakin menggelapkan

Meruntuhkan dermaga yang terarungi

 

Menggubahnya tak semudah benang memasuki jarum

Pendengaran dan penglihatan yang acuh

Berbelok dengan perasaan

Pikiran yang menyambung tak kunjung bertemu

 

Jika Tuhan membisikkan masa depan

Tak kan pernah ada batu kecil yang tertendang ke jurang

Semua kan tiada rasa

Hampa

 

Detik terus berlari

Dan harus mengejar

Diam bukanlah dukungan akal

 


Yogyakarta, November 17, 2011


4.49 pm

Tidak ada komentar:

Posting Komentar